Article information
- Category: SMP
- Author: FERRA SRI REZEKI, M. Pd
- Article date : 2026-10-12
Edutrip 2026 Grade VIII dan IX Explore Knowledge, Strengthen Faith, Inspire the Future
Selasa, 29 September – Sabtu, 3 Oktober 2026
Lima hari perjalanan, puluhan cerita, dan ribuan makna. Edutrip Grade VIII dan IX bukan sekadar perjalanan melintasi negeri, melainkan sebuah ikhtiar untuk membuka cakrawala, menguatkan iman, dan menyalakan inspirasi bagi masa depan.
Dengan mengusung tema Explore Knowledge, Strengthen Faith, Inspire the Future, sebanyak 44 ananda dari Grade VIII dan IX, didampingi lima orang pendamping, memulai perjalanan dari Bandar Udara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh. Kami berangkat membawa doa, harapan, dan semangat untuk belajar dari dunia yang lebih luas.
Hari Pertama — Selasa, 29 September 2026
”Memulai langkah, merangkai makna”
Pagi itu, Bandar Udara Sultan Iskandar Muda menjadi titik awal kisah kami. Empat puluh empat ananda dan lima pendamping berkumpul dalam satu tujuan, membawa semangat yang sama untuk menjelajahi ilmu dan menjemput pengalaman.
Setibanya di Kuala Lumpur, perjalanan dilanjutkan dengan makan siang sebelum kami bertolak menuju Johor Bahru. Di tengah perjalanan, kami singgah di Masjid Sultan Abu Bakar, sebuah rumah ibadah yang berdiri anggun, menghadirkan keteduhan di antara langkah-langkah panjang kami.
Di sana, kami kembali diingatkan bahwa sejauh apa pun kaki melangkah, iman tetap menjadi kompas perjalanan.
Malam pun tiba, dan rombongan sampai di Hotel Good Hope. Lelah mulai terasa, tetapi semangat untuk hari esok tetap menyala. Kami beristirahat, menyimpan tenaga, dan membiarkan pengalaman hari pertama menjadi pembuka dari kisah yang lebih panjang.
Hari Kedua — Rabu, 30 September 2026
”Menjelajah negeri, menyentuh ilmu”
Pukul 06.30, ananda telah berkumpul di lobi hotel. Pagi menyambut dengan semangat baru. Setelah sarapan, perjalanan menuju Singapura pun dimulai.
Di Merlion Park, ananda menyaksikan ikon negeri Singa yang berdiri di tepi perairan. Di Garden by the Bay, keindahan alam berpadu dengan kecanggihan teknologi, seolah mengajarkan bahwa kemajuan dan kelestarian dapat berjalan beriringan.
Namun, perjalanan hari itu bukan hanya tentang melihat dan mengagumi.
Di Science Centre Singapore, ananda diajak menjadi pembelajar yang sesungguhnya. Mereka mengamati, mencoba, menguji, dan bereksperimen secara langsung. Rasa ingin tahu tumbuh menjadi pertanyaan, pertanyaan mendorong penemuan, dan pengalaman menjelma pengetahuan.
Sebab, ilmu tidak selalu hadir dari halaman buku. Terkadang, ilmu menunggu untuk disentuh, dicoba, dan dibuktikan dengan mata kepala sendiri.
Hari itu, kami belajar bahwa dunia adalah ruang kelas yang luas, dan setiap pengalaman menyimpan pelajaran bagi mereka yang bersedia membuka pikiran.
Hari Ketiga — Kamis, 1 Oktober 2026
”Belajar mandiri, mengenal sejarah, menatap masa depan”
Pagi kembali menjadi saksi semangat ananda. Kali ini, mereka belajar menggunakan transportasi umum, MRT, di Kuala Lumpur. Dari hotel, rombongan berjalan kaki menuju stasiun. Ananda mempelajari proses pembelian token, melewati gerbang masuk, hingga mengembalikan token setelah perjalanan selesai.
Langkah-langkah sederhana itu menyimpan pelajaran berharga tentang kemandirian, kedisiplinan, ketertiban, dan kepedulian terhadap sesama pengguna fasilitas umum.
Perjalanan kemudian berlanjut ke Dataran Merdeka, tempat sejarah dan semangat kemerdekaan seolah berbisik kepada setiap pengunjung. Di Muzium Negara, ananda menelusuri jejak masa lalu untuk memahami perjalanan sebuah bangsa. Selanjutnya, National Planetarium membuka ruang bagi imajinasi tentang alam semesta yang begitu luas.
Dari sejarah bumi hingga bentangan langit, ananda belajar bahwa masa depan dibangun oleh mereka yang menghargai masa lalu dan berani memandang jauh ke depan.
Setelah makan siang, rombongan melanjutkan eksplorasi ke Pavilion. Di antara hiruk-pikuk kota, perjalanan kembali mengajarkan tentang kehidupan masyarakat, budaya, dan dinamika sebuah negeri.
Kami tiba di hotel setelah Isya. Hari yang panjang pun ditutup dengan rasa syukur. Ada lelah yang bersemayam di kaki, tetapi ada pula pengetahuan baru yang menetap di dalam hati.
Hari Keempat — Jumat, 2 Oktober 2026
”Menikmati ciptaan, merawat kebersamaan”
Hari keempat membawa kami menuju Genting Highlands. Udara yang berbeda dan panorama perbukitan menyambut kedatangan rombongan. Ananda menikmati wahana luar ruang, merasakan keseruan, sekaligus berbagi tawa bersama teman-teman.
Di balik setiap perjalanan, selalu ada cerita kecil yang kelak menjadi kenangan besar. Ada keberanian untuk mencoba, kesabaran saat menunggu, dan kebahagiaan sederhana ketika dapat menikmati pengalaman bersama.
Setelah itu, perjalanan dilanjutkan ke Pasar India. Warna-warni kehidupan, ragam budaya, dan aktivitas masyarakat menjadi bagian dari pembelajaran tentang keberagaman.
Menjelang malam, kami mengunjungi Jembatan Saloma. Di bawah cahaya yang menghiasi jembatan, kami seakan diajak memahami bahwa perjalanan bukan hanya tentang tempat yang berhasil dikunjungi, tetapi juga tentang kebersamaan yang berhasil dirawat.
Sebab, suatu hari nanti, mungkin nama tempat-tempat ini hanya tinggal catatan. Namun, tawa, persahabatan, dan kisah yang tercipta di sepanjang perjalanan akan tetap hidup dalam ingatan.
Hari Kelima — Sabtu, 3 Oktober 2026
”Menutup perjalanan, membawa pulang inspirasi”
Hari terakhir tiba. Ada rasa enggan berpisah dengan perjalanan yang telah menghadirkan begitu banyak cerita. Namun, sebelum kembali ke tanah air, masih ada pengetahuan dan pengalaman yang menanti untuk dijemput.
Kami mengunjungi kawasan KLCC, menikmati panorama ikonik Kuala Lumpur, kemudian melanjutkan perjalanan ke Petrosains.
Di sana, semangat eksplorasi kembali menyala. Ananda mencoba berbagai wahana interaktif, menyentuh pengalaman sains secara langsung, dan menemukan bahwa ilmu pengetahuan dapat dipelajari dengan cara yang menyenangkan.
Dari setiap percobaan, ada rasa ingin tahu yang tumbuh. Dari setiap penemuan, ada pemahaman baru yang terbentuk. Dari setiap pengalaman, ada inspirasi yang mungkin kelak menjadi awal dari sebuah cita-cita besar.
Perjalanan dilanjutkan ke Masjid Putra, Putrajaya. Di tengah keindahan arsitekturnya, kami kembali mengingat bahwa ilmu yang luas perlu berjalan bersama iman yang kokoh. Kecerdasan bukan semata-mata tentang apa yang mampu kita ketahui, melainkan juga bagaimana pengetahuan itu menuntun kita menjadi manusia yang lebih baik.
Setelah itu, rombongan bertolak menuju bandara untuk kembali ke tanah air.
Alhamdulillah, perjalanan lima hari ini berakhir dengan selamat. Kami pulang membawa lebih dari sekadar foto dan buah tangan. Kami membawa pengalaman, pelajaran, persahabatan, dan kenangan yang akan menjadi bagian dari perjalanan tumbuh ananda.
Perjalanan Usai, Pembelajaran Tak Pernah Selesai
Lima hari telah kami lalui, tiga negeri menjadi saksi, dan begitu banyak pengalaman telah terukir dalam ingatan.
Kami belajar bahwa menjelajahi dunia berarti memperluas cara pandang. Menguatkan iman berarti menjaga arah di tengah luasnya pengetahuan. Menginspirasi masa depan berarti menanamkan keberanian untuk bermimpi, mencoba, dan terus bertumbuh.
Explore Knowledge sebab ilmu menanti untuk ditemukan.
Strengthen Faith sebab setiap langkah membutuhkan arah dan keberkahan.
Inspire the Future sebab masa depan tumbuh dari pengalaman hari ini.
Semoga setiap jejak menjadi pelajaran, setiap pengalaman menjadi bekal, dan setiap kenangan menjadi cahaya yang menuntun langkah menuju masa depan.
Edutrip 2026 telah usai, tetapi perjalanan untuk menjadi insan berilmu, beriman, dan menginspirasi baru saja dimulai.
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin. Sampai berjumpa pada perjalanan pembelajaran berikutnya, dengan cerita yang lebih luas dan cita-cita yang lebih tinggi.
FERRA SRI REZEKI, M. Pd
Artikel Terbaru
Becoming Teachers and Staff Beloved by Allah- Wherever You Go, Never Leave Your Salah
author : Muallimah Refli tanggal : 2026-10-12
Outing Class Grade 1: Be Brave, Love Our Country and Learn to be Disciplined
author : Muallimah Uswah tanggal : 2026-10-05
OUTING CLASS GRADE VI OF AL-AZHAR CAIRO ISLAMIC ELEMENTARY SCHOOL BANDA ACEH AT KAMIKITA COMMUNITY
author : Muallim Fauzan tanggal : 2026-10-02